Jumat, 29 Oktober 2010

Jakarta: From day, to days

Shortly, make confessions

Pengakuan, sebenernya gua mulai suka jalan-jalan gajelas kayak orang stress itu semenjak kelas 9
Pengakuan, sebenernya gua mulai suka sama busway semenjak kelas 9
Pengakuan, sebenernya gua ini aneh

Karena udah lama banget gua denger orang cuap-cuap soal Jakarta. Ya, Jakarta adalah ibukota zupppeeeer! zuper macet. zuper berpolusi. zuper ramai. zuper ga-ul. zuper padat. zuper sibuk. banyaklah embel embel ZUPER dari jakarta.

disini, masalah negara numpuk jadi satu, mulai dari utang piutang sama negara maju, kemiskinan yang makin parah, sampe para pejabat yang asik makan karena sumbangan rakyat, (kesian ya jabatan kinclong tapi makan aja dibayarin rakyat) dan bla bla bla, seolah-olah Jakarta gapernah capek ngadepin segudang problem yang bereproduksi. yah, jakarta never sleeps. jakarta never tired.

dan dengan blog ini gua membuat confession alias pengakuan dan ultimatum besar pada rakyat indonesia kalo sebenernya,

gua suka, suka sekali dengan jakarta

banyak orang yang bosen banget mungkin, ngeliat jakarta mulai dari lampu jalanan dimatiin sampe lampu jalanan hidup lagi, sampe lampu jalanan mati lagi, terus sampe lampu jalanan hidup lagi, mati hidup begitu terus sampe tuh lampu jalanan idup mati idup mati alias korslet -_- tapi tetep, beside all the traffic jams, and the pollution, i love jakarta!

lupakan sejenak masalah jakarta akan tenggelam karena keberatan oleh gedung-gedung tinggi, lupain sejenak juga masalah akibat orang jakarta terlalu kaya: macet karena kebanyakan mobil. coba liat, saat langit meredup dan awan hitam menggumpal, mengusir semburat matahari yang beranjak ke peraduan, saat warna merah saga menghias langit diiringi dengan kerlap-kerlip lampu dari gedung-gedung tinggi... woow jakarta's so amazing.

dan it was kind of confusing pas ternyata takdir (?) membawa gua ke SMAN 85 jakarta. oke lebay. gapernah sekalipun gua kepikiran mau masuk jakarta atau gimana, tapi notabene sekarang gua harus liat skyline yang dihiasin sama pemancar jumbonya RCTI dan setiap hari pula gua harus liat billboard yang tulisannya KEMILAU CINTA KAMILA 3 MAKIN CINTA. dan...

setiap hari juga gua harus memperdalam skill menyebrang jalan kalo gamau mati mengenaskan keserempet mikrolet. dan sekali-sekali, jatoh dari kopaja bisa dijadikan pengalaman hidup, dan pelajaran, bahwa kalo turun dari kopaja itu lebih baik mulai dari kaki kiri. dan diatas jam 6, nyebrang jalan itu makin susah. cool kan? life lessons i've got from some accidents make me more mature! ;)



tebak ini gambar bendera di museum mana?


tornado, anyone? jakarta = dufan = sebentar lagi tenggelem -_-"


daerah Kota, sorry editannya gembel jadi rada burem


turanga-ranga (carrousel) at dufan, remember?

tebak, dimana ini? one of jakarta's icons :p

eh sorry ada foto cewek cantik nyelip sorry yaaaa o_O *najis *muntaber *dying
ini di taman menteng --> jadi inget Obama anak menteng -_- HEY WARGA NEGARA PAMAN SAM! INGAT INGATLAH PRESIDENMU PERNAH TINGGAL DI TANAH PENUH HARAPAN JAKARTA INI! <-- maksud -_-"

oh ya some photos were properties of @arfanbach, dari album "batavia tutausenenten" di facebook

beside, jakarta memang berpolusi, penuh sampah, macet, penuh sesak, sibuk, dan kadang tidak ramah. jakarta is the home for thousands who survive, thousands who fight, thousand who search for a brand new life. jakarta adalah tempat masalah negara terjadi, berkumpul, dibiacarakan, dicari solusinya, dan akhirnya diadili, dan gakunjung selesai. jakarta adalah surga belanja, kerak telor, sampah, dan restoran fast food, nyaris kayak NYC. jakarta is the capital of indonesia. jakarta keliatannya glamor walaupun sebenernya mendulang derita juga. but jakarta is the home sweet home of so many Indonesians, kan?

jakarta is very sexy and glamorous, while inside, it has too much problems to solve, too much weighs to handle

2 komentar: