Jumat, 01 Maret 2013

February Tales

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!

Ya, dengan sangat sedih gua akui bahwa akhirnya... Gua lupa nulis blog bulan Februari ini. Like, bener-bener lupa. Amnesia. Kepentok terus hilang ingatan.

Saat orang-orang menyambut Februari dengan seruan "OH WELCOME CHOCOLATE!" atau "Oh, I'm gonna get her heart this month right on the 14th of February" atau "Mblo... Mblo... Valentine apa kabar mblo...", gua kembali menepuk jidat gua dan berkata,
"Oh, February. Practical Exam, we're gonna meet."

Ya, tanggal 4 Februari, dengan sangat terburu-buru, sekolah gua ngadain ujian praktek. Apa itu ujian praktek? Entahlah saudara-saudara. Gua aja lupa kapan terakhir kali gua masuk laboratorium Fisika, Kimia, dan Biologi, dan tentu saja gua lupa pernah percobaan apa. Tapi akhirnya, setelah berhari-hari dikasih perbekalan buat ujian praktek, akhirnya harinya datang, dan semua ilmu praktek yang gua serap dan gua olah selama SMA dan selama masa perbekalan kemaren gua muntahin lagi.
Huek.
Mulai dari Fisika dapet soal optik geometri, biologi dapet meneliti sel gabus secara mikroskopis, dan kimia dapet percobaan gaya antarmolekul, sampe akhirnya di pelajaran terakhir ujian praktek, seni musik, gua mendapatkan cobaan: disuruh gambar di kertas. I swear, I really hate papers and crayons.

Chrisye selalu bilang, "Badai Pasti Berlalu". Dan akhirnya badai -- dalam hal ini ujian praktek, selesai sudah. Kata orang, di balik hujan selalu ada pelangi, dan akhirnya gua melongok mencari pelangi. Yang ada malah soal-soal try out jatuh dari surga. Plok. Dan dimulailah Try Out se-Jakarta Barat. Nikmatin? Nikmatin aja nikmatin...

Mulailah jam-jam pemadatan menyeruak ke permukaan hidup gua. Seminggu cuma belajar pelajaran UN, sampe muntah. Gua akhirnya merasakan nikmatnya pelajaran olahraga dan agama, setelah ber-jam-jam berkutat dengan buku-buku detik. Bawaan enteng, tapi entah kenapa kepala makin gaenteng.

Disinilah perasaan yang gasanggup gua jelaskan, di satu sisi gua seneng tas gua enteng, gabanyak PR, tapi di sisi lain gua juga jenuh, ketemu rumus lagi, ngitung lagi, tapi juga deg-deg-an, ngeliat tulisan H minus di papan tulis makin hari makin kecil nilai angkanya, di satu sisi gua juga bingung, matematika masih belepotan, fisika ngitungnya masih lama, eh udah mau UN aja, di satu sisi harapan-harapan mulai muncul... Gua harus dan pasti bisa lulus UN dan masuk PTN, karena dimanapun Tuhan pasti selalu mendengar hati gua yang berbisik.
"Tuhan, saya ingin lulus, saya ingin masuk Universitas Indonesia..."

Hidup gua belakangan ini seperti layaknya main halilintar di Dufan waktu hujan.
Ngeliat dari jauh, ketakutan. Ngedeket sedikit, mulai tenang. Naik tangga, gua ngerasa gamampu. Udah deket halilintarnya, gugup. Naik halilintarnya, gua mulai ngerasa sedikit mampu. Pas jalan, gua teriak merasakan europhoria, dan saat berbalik, gua sadar ternyata ini seru, dan ternyata keseruan ini cuma sekejap. Dan saat gua turun, gua merasa mampu, berhasil, dan menyelamati diri gua sendiri.

I am in a roller-coaster emotion.
Gua ngerasa takut, gasiap, dan bahkan terkadang ngerasa gagal sebelum waktunya, tapi di satu sisi gua tau, harapan melambung dari hati gua. Meletup, kayak di dorong bahan bakar nuklir, menuju ke satu dimensi yang gua gatau rupanya kayak apa. Sama seperti manusia yang terus di dorong zaman, menuju masa depan yang entah bagaimana wujudnya. Sama seperti roket yang meluncur, tanpa tahu ia akan sampai di tempat seperti apa.

Harapan gua melambung, tinggi, sejauh galaksi Andromeda di luar sana. Ekspektasi gua membentuk kabut Nebula yang indah. Dan gua mencoba melayang.
Mungkin butuh berjuta-juta tahun cahaya untuk sampai, dan butuh bahan bakar dan persiapan yang cukup supaya gua ga mati melayang-melayang di angkasa.
Sama seperti sekarang gua butuh waktu, dan ilmu.
Dan alat peluncur superhebat seperti Firdaus dan semua orang yang bersorak-sorai menyemangati gua.

----------- Things are just not right, right now, yet.
-------------- But soon, it will be perfect.
---------------- I'll make sure that everything will just be perfect.
------------------ And make sure that there's no star I can't reach.
---------------------- For you and me.
-------------------------  God bless.
--------------------------- And God speed.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar