Rabu, 12 Juni 2013

Where Should I Start After All.

Hello. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
 
Well, when I am writing this, I am surely in a high-demand.
I'm feeling demanded.
And when I'm writing this, I am on country-side. With thick books containing questions for universities entrance tests.
Well, I don't cope well with that, actually. I still got -1 for math, actually.
I am not quite sure, actually.

Butuh waktu untuk bangkit, butuh tenaga untuk kembali berdiri, dan butuh orang-orang terhebat untuk menopang. Hati gua berdecit-decit dengan suara yang menggores hati buat hampir seminggu, saat website-website itu bergantian menyumpel ekspektasi gua dengan satu permohonan "Maaf".

Some people told me that there are many students in Indonesia fighting for a seat in Universities, in this case, well my favorite universities only got numbers of seats when there are thousands people interested to kill each other just for a seat.
You see, it is not only about how great you deal with those lessons at school; it is about your cleverness to choose, and about reading probability, and also luck.
Well, unfortunately, I wasn't born under the shiniest lucky star.

Dan Ibu gua, seseorang yang sekali memberikan gua keberuntungan untuk bisa hidup, meyakinkan gua bahwa di luar sana ada banyak sekali orang dengan intensitas keberuntungan yang berbeda-beda dan kemampuan berbeda-beda, dan kualitas penerimaan itu sendiri ga membuktikan bahwa gua, atau ribuan orang lain yang juga menangis seperti gua adalah orang bodoh.

... Kayak cewek-cewek yang udah bangun pagi-pagi untuk pergi ke great sale dan sampe disana mereka rebutan baju sama orang-orang. Beberapa pulang dengan tangan hampa karena dia sadar bajunya ga muat, dan beberapa pulang bawa baju tapi ternyata kesempitan.
What is shown is not always good. Gua mencoba untuk percaya bahwa siapapun, termasuk gua sendiri, yang selalu merasa jalan gua "dibelokkan", pasti punya sinar masing-masing.
I was not born under a lucky star, because I'm the star.
-----------------------------------------------------------------

By the way, selamat untuk 2013, kita berhasil menyelesaikan target yang sudah dipampang dimana-mana! (di jaket, almamater, dan sebagainya). Finally so sad to put off our uniforms but so glad to wear kebaya and holding a medal. Officially graduated! 


.....In the end,
Your chance
May not lay on today
Nor on tomorrow
But just believe someday,
when you get your sweat red like a blood
The right will come and bring you surprises.

Para peserta SBMPTN, kita akan saling menyikut dan saling membunuh harapan. Well, may the odds ever be in your favor.
Happy hunger games.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar